Mengurai Ruang Kecewa, Menata Makna yang Kelana - Reva Marantika
Jantungnya berdesir kencang, mulutnya komat-kamit memanjatkan doa peruntungan. Matanya terpejam takut menelan kenyataan pahit. Dikumpulkan segenap keberanian, untuk membuka pengumuman penen…